BANDA ACEH HARUS BERSIH DARI MAKSIAT

Minggu 14 Januari 2018 14:40:57 WIB Dilihat : 40 Kali


BANDA ACEH HARUS BERSIH DARI MAKSIAT

HALUANNEWS.COM, Banda Aceh -  Memasuki tahun baru 2018, Pemerintah Kota Banda Aceh mulai mengintensifkan pemberantasan segala bentuk kemaksiatan yang masih terjadi di Banda Aceh. Selain itu, penertiban terhadap ‎gelandangan dan pengemis serta anak jalanan juga semakin gencar dilakukan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam sambutannya pada acara tausiah dan zikir bersama di pendopo wali kota, Jumat (12/1/2018) malam. “Tahun ini sudah kita mulai program Amin-Zainal, salah satunya dalam hal penegakan syariat islam.”

“Saya sudah instruksikan Kasatpol PP/WH untuk membersihkan maksiat di Banda Aceh. Di samping itu, kami juga telah membuka call center Banda Aceh Gemilang Anti Maksiat di nomor 081219314001 yang dapat digunakan warga untuk melaporkan segala bentuk kemaksiatan yang terjadi di lingkungannya,” katanya.

Menindaklanjuti instruksinya, kata Aminullah, petugas Satpol PP/WH sudah mengintensifkan patroli dan penertiban. Beberapa malam yang lalu, sambungnya, ada 33 orang yang terdiri dari pengemis, anak jalanan, dan waria yang diamankan petugas.

“Tanpa saya langsung yang ikut turun ke lapangan, komitmen ini wajib dijalankan oleh Satpol PP/WH. Jangan beri ruang sedikitpun bagi wanita malam, LGBT, Gepeng, dan anak jalanan untuk dapat berkeliaran. Banda Aceh harus bersih dari maksiat,” tegasnya.

Meskipun begitu, tambah wali kota, kemaksiatan tak mungkin dibersihkan sekaligus namun dilakukan secara bertahap. Pihaknya juga akan senantiasa menggandeng para ulama. “Jika ada kealpaan mohon kami ditegur. Mohon dukungan penuh juga dari mayarakat agar visi ‘Banda Aceh yang Gemilang dalam Bingkai Syariah’ dapat kita wujudkan bersama,” ungkapnya.

Terkait dengan keberadaan Gepeng, wali kota mengungkapkan mayoritas dari mereka berasal dari luar kota. “Yang warga kita sudah dibantu baik berupa dana maupun pelatihan agar nanti mereka bisa mandiri. Sedangkan yang berasal dari luar dan sudah diamankan petugas akan kita bina untuk selanjutnya dikembalikan ke daerah asalnya.”

Ia pun mengajak masyarakat agar tidak memberikan sumbangan kepada pengemis terutama bagi mereka yang kerap beraktivitas di persimpangan jalan. “Selain dapat mengganggu arus lalu-lintas, juga berbahaya bagi keselamatan mereka sendiri. Jika ingin bersedekah, lebih baik diantarkan langsung ke rumah mereka masing-masing,” pesan Aminullah.

Tausiah dan zikir bersama yang digelar rutin setiap Jumat malam kali ini menghadirkan Tgk HM Nur Hasballah asal Pidie Jaya sebagai penceramah agama, dan Tgk H Tu Bulqani Tanjungan yang memimpin zikir dan doa bersama. Sebelum dimulainya acara, Aminullah didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifin turut menyerahkan bantuan tikar masjid/meunasah bagi 18 gampong yang mewakili sembilan kecamatan se-Banda Aceh. (Jun/humas)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


KAHMI Jambi Doa Bersama dan Syukuran di Panti Asuhan
Rabu 15 November 2017

KAHMI Jambi Doa Bersama dan Sy ...

Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca Gelar Pelatihan Rintangan Standar Militer
Senin 14 Agustus 2017

Kontingen Garuda XXXVII-C/Minu ...

Lebih 132 Ribu Jemaah Pulang ke Tanah Air, 333 Wafat di Saudi
Senin 10 Oktober 2016

Lebih 132 Ribu Jemaah Pulang k ...

Nota Perjanjian Hibah Daerah  (NPHD) Terlambat Diteken, Ini Penyebabnya
Kamis 30 November 2017

Nota Perjanjian Hibah Daerah ...

Youngmodo dan Karate Indobatt-03 Tampil di Acara United Nation Day
Minggu 29 Oktober 2017

Youngmodo dan Karate Indobatt- ...

Walikota Rai Mantra Harapkan Para Seniman Memunculkan Ide Kreatif
Selasa 29 Maret 2016

Walikota Rai Mantra Harapkan P ...

9 PTK Kemenag Akan Terima Satya Lencana di Puncak Hari Guru
Minggu 27 November 2016

9 PTK Kemenag Akan Terima Saty ...