Penataan Ruang Perbatasan Mengintegrasikan Tiga Pendekatan

Sabtu 13 Januari 2018 20:02:01 WIB Dilihat : 129 Kali


Penataan Ruang Perbatasan Mengintegrasikan Tiga Pendekatan

HALUANNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rapat pimpinan di Kementerian Pertahanan yang digelar kemarin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo banyak menjelaskan soal pembangunan di wilayah perbatasan. Tjahjo menjelaskan itu dalam kapasitasnya sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Rapat pimpinan itu sendiri selain dihadiri Menteri Tjahjo juga dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Menurut Tjahjo pengelolaan perbatasan Negara mengandung dua dimensi. Dua dimensi yang dimaksud kata dia, pertama pengelolaan batas wilayah negara dan  pembangunan kawasan perbatasan. Pemerintahan sendiri memang fokus mempercepat pembangunan di perbatasan. Karena ini  merupakan penjabaran dari Nawacita ke-3.

"Penataan ruang perbatasan harus mengintegrasikan tiga pendekatan, yaitu pertahanan dan keamanan, ekonomi, dan lingkungan," katanya.

Tentu saja, dalam proses pembangunan, selalu muncul masalah atau kendala. Masalah di kawasan perbatasan yang berhasil di identifikasi, antara lain segmen batas negara wilayah darat, laut dan udara, terisolir dan tertinggalnya wilayah tapal batas  karena terbatasnya infrastruktur. Lalu, kondisi sosial ekonomi masih rendah.

"Juga masih ada kesenjangan sosial ekonomi masyarakat dengan negara tetangga," katanya.

Pengelolaan perbatasan itu sendiri lanjutan Tjahjo dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama, yang terkait dengan  batas wilayah Negara. Permasalahan yang harus diselesaikan menyangkut ini  adalah penyelesaian batas darat, laut, udara dan pemanfaatannya. Kedua, yang terkait dengan lintas batas Negara.

"Misalnya pembangunan pos lintas batas terpadu dan antisipasi criminal border," kata dia.

Ketiga pembangunan kawasan perbatasan. Kedaulatan pangan, energi, pembangunan infrastruktur, konektivitas dan kedaulatan wilayah, adalah aspek-aspek yang terkait dengan pembangunan kawasan perbatasan.

"Keempat kelembagaan. Yang terkait dengan ini adalah mekanisme perencanaan dan pengendalian terpadu, kapasitas aparatur dan masyarakat, kerjasama antar Lembaga internasional dan nasional," ujarnya.

Pemerintah juga kata Tjahjo tengah mengejar  penyelesaian Perpres tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara. Masih terkait dengan itu, telah dilakukan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada 10 PKSN dan 17 kecamatan lokasi prioritas (Lokpri).

Tjahjo juga menambahkan konsep pembangunan kawasan perbatasan Negara itu sendiri mencakup kebijakan penataan ruang kawasan perbatasan Negara, strategi penegasan dan penetapan batas wilayah Negara,

strategi pengembangan prasarana dan sarana pertahanan dan keamanan. Serta strategi Pengembangan sistem pusat permukiman kawasan Perbatasan Negara.(Humas Kemendagri)


Tag Berita :
#InfoTerkini #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional

Berita terakit :


424 Kabupaten/Kota Telah Miliki Perda Bangunan Gedung
Selasa 22 November 2016

424 Kabupaten/Kota Telah Milik ...

Sering Menahan Kentut? Awas, Ini Bahayanya
Selasa 06 Februari 2018

Sering Menahan Kentut? Awas, I ...

BPBD GELAR SEMINAR DESA TANGGUH BENCANA
Selasa 13 Desember 2016

BPBD GELAR SEMINAR DESA TANGGU ...

Panglima TNI : Ulama Indonesia Tidak Akan Merubah Pancasila
Selasa 15 Agustus 2017

Panglima TNI : Ulama Indonesia ...

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto Menerima Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin
Selasa 11 April 2017

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto ...

KOMISI IV DPRD SUMBAR, MINTA DINAS TERKAIT SEGERA TANGANI DAMPAK AKIBAT BANJIR
Rabu 18 Januari 2017

KOMISI IV DPRD SUMBAR, MINTA D ...