Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Asal Malaysia

Kamis 11 Januari 2018 23:54:15 WIB Dilihat : 187 Kali


Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Asal Malaysia

HALUANNEWS.COM, Jakarta - Seorang bandar narkoba asal Malaysia berinisial LTW tewas ditembak mati polisi. Ketika itu, dia nekat melawan petugas saat diminta menunjukkan barang bukti di kawasan Pantai Indah Kapuk.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, LTW saat itu hendak mengambil pistol petugas.

''Anggota yang melakukan back up langsung memberikan tindakan tegas dengan menembak di bagian kaki, punggung dan dada," kata Kombes Pol Argo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/1/2018).

Usut punya usut, LTW merupakan 'kepala cabang' sindikat Malaysia yang menyuplai narkoba ke Jakarta.

Kombes Pol Argo menceritakan, awalnya penyidik menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman sabu pada 3 Januari lalu di Hotel Boutique , Tomang, Jakarta Barat.

"Kemudian dilakukan profiling dan survilance. Pada pukul 13.30 WIB dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka PG yang merupakan kaki tangan LTW," kata Kombes Pol Argo.

Dari tangannya, penyidik menemukan sebuah tas. Saat digeledah, ditemukan 10 paket besar bungkus teh merek Guanyimang buatan Cina yang diekspor dari Malaysia.

"Hasil introgasi dan analisa ponsel didapat bahwa sabu tersebut milik tersangka LTW," ungkap Kombes Pol Argo.

Saat dilakukan pengembangan, LTW akhirrnya ditangkap di Hotel Pullman, Tanjung Duren pada hari yang sama.

"Hasil introgasi tersangka LTW sabu tersebut diambil bersama-sama dengan tersangka PG di Medan pada hari Kamis tanggal 28 Desember 2017," jelas Kombes Pol Argo.

Informasi yang dihimpun, peredaran narkoba ini diatur oleh tersangka UN yang merupakan bandar besar di Malaysia.

"Kami masih melakukakan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya," pungkas Kombes Pol Argo.

PG dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana mati.(Hms PMJ)


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #Hukum #daerah

Berita terakit :


Panen Jagung Di Aceh Utara
Senin 14 Maret 2016

Panen Jagung Di Aceh Utara

Hati-hati Dalam Sebarkan Informasi
Senin 16 Januari 2017

Hati-hati Dalam Sebarkan Infor ...

Satpol PP Sidak Tujuh SKPD
Sabtu 30 April 2016

Satpol PP Sidak Tujuh SKPD

 Daerah Harus Siap Memajukan Pertanian
Senin 21 November 2016

Daerah Harus Siap Memajukan P ...

Bukan Penambah
Sabtu 24 Desember 2016

Bukan Penambah "Pengangguran"