Tiga Pengedar Uang Palsu Dibekuk di Purwokerto

Selasa 09 Januari 2018 21:31:32 WIB Dilihat : 200 Kali


Tiga Pengedar Uang Palsu Dibekuk di Purwokerto

HALUANNEWS.COM, PURWOKERTO - Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Yudhantara Salamun menyatakan Timnya yang tergabung dalam anggota Satuan Reserse Kriminal, menangkap tiga orang pengedar uang palsu. Kasus uang palsu itu terungkap berkat laporan masyarakat yang diterimanya.

Hal tersebut dinyatakan oleh Kapolres saat merilis pengungkapan kasus peredaran uang palsu Jumat (5/12) kemarin di Markas Polres Banyumas.

“Setelah menerima laporan, anggota Satreskrim kami segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat menangkap tiga pelaku,” katanya

Kapolres menjelaskan, ketiga pelaku peredaran uang palsu terdiri atas JA (58), warga Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Mad (54), warga Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Banyumas, dan Jum (45), warga Desa Sambilulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

"Mereka ditangkap di Jalan Pahlawan, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan," jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 132 lembar uang pecahan Rp100.000 yang diduga palsu dari tersangka JA serta 1.107 lembar uang pecahan Rp100.000 yang diduga palsu dari tersangka Mad dan Jum.

Selain itu, petugas juga mengamankan 800 lembar mata uang ringgit pecahan 100 ringgit, tiga unit telepon seluler, dan satu unit mobil Suzuki Ertiga yang digunakan ketiga pelaku untuk mengedarkan uang palsu.

Menurut Kapolres modus operandi yang dilakukan, yakni JA membeli uang palsu dari Mad dengan perbandingan satu lembar uang asli pecahan Rp100.000 mendapatkan tiga lembar uang diduga palsu pecahan Rp100.000.

“Uang pecahan Rp100.000 yang diduga palsu tersebut diperoleh Mad dari Jum,” tambahnya

Terkait dengan perbuatan tersebut, ketiga pelaku bakal dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang juncto Pasal 245 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.(Bay)


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #Hukum #daerah

Berita terakit :


PT.Wana Mukti  Wisesa, Diduga Menolak Warga Setempat Untuk Bekerja
Minggu 29 Oktober 2017

PT.Wana Mukti Wisesa, Diduga ...

TIM EKSPEDISI NKRI SENTUH PERBATASAN
Selasa 29 Agustus 2017

TIM EKSPEDISI NKRI SENTUH PERB ...

Geliat Manufaktur Nasional Masih Ekspansif
Minggu 08 Oktober 2017

Geliat Manufaktur Nasional Mas ...

BKMT Kabupaten Tanjab Timur Gelar Berbagai Kegiatan
Jumat 15 Desember 2017

BKMT Kabupaten Tanjab Timur Ge ...

Sistem Satu Data Tekan Biaya Eksplorasi Panas Bumi
Rabu 15 Februari 2017

Sistem Satu Data Tekan Biaya E ...

Obyek Wisata Brayeun
Sabtu 05 Maret 2016

Obyek Wisata Brayeun