Pembangunan Way Apu Maluku Dimulai

Senin 01 Januari 2018 21:09:14 WIB Dilihat : 124 Kali


 Pembangunan Way Apu Maluku Dimulai

HALUANNEWS.COM, Jakarta—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Maluku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melakukan penandatangan kontrak pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Penandatanganan kontrak dilakukan tanggal 28 Desember 2017 di Jakarta untuk 3 paket dengan total Rp 2,223 triliun terdiri dari pembangunan fisik meliputi Paket 1 dengan kontraktor PT. Pembangunan Perumahan - PT. Adhi Karya (KSO)senilai Rp 1,069 triliun, Paket 2 dengan kontraktor PT. Hutama Karya - PT. Jasa Konstrusksi (KSO) senilai Rp 1,013 triliun dan kontrak paket supervisi senilai Rp 74 miliar dengan konsultan PT. Indra Karya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Hariyono Utomo mengatakan bahwa pembangunan bendungan sebagai proyek strategis nasional ini telah lama dinantikan oleh masyarakat Maluku. “Kami melaksanakan persiapan pembangunan bendungan ini tahun 2014, lalu di tahun 2015 dilaksanakan penilaian amdal,” ujar Kepala BWS Maluku Hariyono Utomo.

Penetapan lokasi ditargetkan bulan Januari 2018, sehingga proses pengadaan tanah seluas 581 ha bisa dilakukan secara bertahap. Hariyono juga menambahkan bahwa seluruh penyedia jasa untuk mengerjakan pekerjaan ini dengan tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu.

Bendungan Way Apu dilaksanakan melalui paket Multi Years Contract hingga tahun 2022, bendungan tersebut akan memiliki volume tampung 50 juta meter kubik yang akan mengairi lahan irigasi seluas 10.000 ha, untuk air baku 250 m/detik, dan listrik sebesar 8 megawatt. Selain manfaat tersebut, fungsi utama bendungan yaitu sebagai pengendalian banjir lantaran selama ini dataran Way Apu sering mengalami banjir.

Mewakili Kepala Pusat Bendungan Ditjen SDA, Kepala Bidang Wilayah Barat, Pusat Bendungan, Airlangga Mardjono mengingatkan bahwa masalah yang seringkali ditemui di lapangan yaitu mengenai pengadaan tanah.

“Permasalahan teknis di satu bendungan dan bendungan lain bermacam-macam, bisa jadi sama atau lebih sulit untuk itu kami semua berharap Bapak dan Ibu di lapangan dapat berpegang pada kaidah pedoman pembangunan bendungan,” tutur Airlangga.

Airlangga juga menuturkan hal-hal terkait yang harus dipenuhi sebelum memulai pembangunan. Lalu pembangunan bendungan agar memperhatikan ornamen lokal. (humassda)


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Akan Bangun Brand Sentra PKL
Rabu 11 Januari 2017

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ...

Dana Parpol Hanya Untuk Stimulan
Selasa 19 September 2017

Dana Parpol Hanya Untuk Stimul ...

Kemen PUPR dan Kemenristek Kerjasama Tingkatkan Mutu Insinyur Indonesia
Jumat 19 Agustus 2016

Kemen PUPR dan Kemenristek Ker ...

Tuan Rumah Bonn Challenge, 30 Menteri Akan Datang Ke Sumsel
Senin 16 Januari 2017

Tuan Rumah Bonn Challenge, 30 ...