Situasi Menjelang Pilkada 2018 Masih Kondusif

Jumat 24 November 2017 22:32:47 WIB Dilihat : 55 Kali


Situasi Menjelang Pilkada 2018 Masih Kondusif

HALUANNEWS.COM, JAKARTA - Hasil monitoring Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, situasi di 171 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak masih kondusif. Belum ada riak yang mengarah pada potensi gesekan atau konflik. Meski begitu, dinamika yang terjadi terus dicermati dengan intesif. 

" Sampai sekarang masih kondusif. Sampai sekarang dari 171 daerah 17 provinsi 115 kabupaten sama 39 kota masih kondusif," kata Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Soedarmo, di Jakarta, kemarin. 

Soedarmo sendiri situasi kondusif seperti sekarang ini bisa terus stabil samoai hari pemungutan suara nanti. Meski begitu bukan berarti upaya deteksi dini dikendurkan. Pengawasan dan pencermatan terus dilakukan secara intensif. Pihaknya sendiri sudah membentuk tim monitoring di daerah. 

" Ya kita berharap terus bisa stabil. Nah bagaimana caranya ini kan tim monitoring kita semua sudah terbentuk," katanya. 
Monitoring yang dilakukan di daerah, lanjut Soedarmo dilakukan oleh jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik di daerah. Mereka yang memonitor dinamika politik menjelang pemilihan kepala daerah serentak. 

" Ya di daerah yang dilaksanakan oleh Kesbangpol," ujarnya. 

Saat ditanya, apakah sudah ada laporan terkait potensi isu SARA akan dimainkan di Pilkada serentak tahun depan seperti yang terjadi di 2017 Soedarmo menjawab, segala kemungkinan akan dicermati. Tapi, agar itu tak terjadi secara sistematis dan massif, diperlukan deteksi dini yang intensif. Sehingga antisipasi bisa dilakukan secara dini. Intinya, pihaknya mewaspadai segala kemungkinan. Termasuk potensi digunakannya isu SARA dalam Pilkada 2018. Salah satu mencegah itu, pihaknya melakukan  sosialisasi dengan gencar. 

"  Semua itu dimungkinkan ada namanya prediksi tetapi bagaimana supaya itu tidak masif, tidak terstruktur dan sistematis. Nah kan ada kegiatan sosialisasi. Kita terus melakukan sosialisasi agar  tidak ada money politik,  black campaign,  kampanye-kampanye negatif yang lain. Inikan kita sampaikan agar tidak sampai itu terjadi yang penting  arahnya nanti bisa menjaga stabilitas keamanan dan kententraman masyarakat didaerah,"tuturnya.(Puspenkemendagri)


Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #daerah #politik

Berita terakit :


GUBERNUR BANTU KORBAN KEBAKARAN DI TUNGKAL
Selasa 21 Maret 2017

GUBERNUR BANTU KORBAN KEBAKARA ...

ZOLA RESMIKAN PATUNG SULTAN THAHA DI DEPAN BANDARA
Minggu 27 Agustus 2017

ZOLA RESMIKAN PATUNG SULTAN TH ...

PROVINSI JAMBI MASUK NOMINASI NIRWASITA TANTRA AWARD
Minggu 05 Juni 2016

PROVINSI JAMBI MASUK NOMINASI ...

Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Fortuner Tabrak Separator Busway
Sabtu 09 September 2017

Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Fo ...