S3 Sosiologi Unhas Teleconference Perdamaian Dunia HWPL dari Seoul

Sabtu 18 November 2017 20:45:08 WIB Dilihat : 195 Kali


S3 Sosiologi Unhas Teleconference Perdamaian Dunia HWPL dari Seoul

HALUANNEWS.COM, Makasar--Mahasiswa S3 Sosiologi PPs-Unhas, Sabtu (18/11/2017) di kampus Unhas Tamalanrea Makassar,  melakukan teleconference.

 

Tema dalam dialog itu  perdamaian dunia dengan lembaga perdamaian internasioanl Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) berpusat di Seoul Korea Selatan.

 

Pembahasan dalam dialog teleconference terkait dengan deklarasi perdamaian dan penghentian perang. Dialog dihadiri mahasiswa S3 Sosiologi Unhas dan beberapa penggiat perdamaian.

 

Tampil selaku pembicara Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas, Prof.Dr.H.Tahir Kasnawi, SU, Dekan Fakultas Syariah UIN Alauddin, Prof. Dr. Natsir Siola, M.Ag.

 

Sekretaris umum MUI Sulsel, Prof Dr.H.Muh Ghalib, MA, Kepala Dispenda Sulsel, Drs.Tauto T. Ranggina, M.Si, Dekan Fisip Universitas Sawerigading Makassar dan Pendiri Portal Berita, Inipasti.com.

 

Tahir Kasnawi menegaskan, diskusi yang dilakukan merupakan proses pembudayaan mewujudkan perdamaian di kalangan pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

 

Lembaga HWPL, senanatiasa mensinergikan ajaran agama-agama untuk menuju deklarasi perdamaian serta menghentikan peperangan, tegas Ketua Senat UNHAS ini.

 

Natsir Siola kesempatan itu menegaskan, kalau terjadi perang, bukan hanya militer yang menjadi korban, tetapi yang lebih menderita adalah masyarakat sipil, anak-anak, wanita dan orang tua, katanya.

 

Hal sama juga ditekankan Muh Ghalib dengan mengatakan, masyarakat Indonesia mendukung program HWPL yang senantasi mendorong terwujudkan dunia yang damai dan jauh dari konflik dan peperangan.

 

Muhammad Yahya mengatakan, informasi dan tulisan terkait perdamaian dan penghentian peperangan senantias menjadi fokus tulisan dengan menghadirkan jurnalisme perdamaian, katanya.

 

Tauto T Ranggina, mengemukakan kalau program HWPL pada berbagai kalangan sangat bagus terutama di kalangan generasi muda yang diberikan pengetahuan dan pemahaman soal perdamaian  dan menghentikan perang dan konflik, tegasnya.

Direncanakan dialog ini akan dilakukan secara rutin dengan berpindah-pindah dari satu kampus ke kampus lainnya.  

Dialog mendatang akan mengikutkan para tokoh-tokoh lintas agama selaku peserta dan nara sumber dalam dialog perdamaian itu, tegas Tahir Kasnawi. (yahya)


Tag Berita :
#MAKASSAR #Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #kampus #daerah

Berita terakit :


Kembalikan Estetika Jalan Mahkamah Ultimatum Pemilik Bengkel
Rabu 18 Oktober 2017

Kembalikan Estetika Jalan Mahk ...

Hilangkan Komedo Membandel dengan Handuk Panas
Minggu 25 Februari 2018

Hilangkan Komedo Membandel den ...

PERINGATI HAN 2016, ILLIZA: BIMBINGLAH ANAK SESUAI TUNTUNAN AL-QUR'AN
Minggu 02 Oktober 2016

PERINGATI HAN 2016, ILLIZA: BI ...

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengirim Gambar Porno ke Instagram Anak Nafa Urbach
Selasa 10 Oktober 2017

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ...