Dilema Mahasiswa Copas

Kamis 16 November 2017 21:06:08 WIB Dilihat : 162 Kali


Dilema Mahasiswa Copas

HALUANNEWS.COM, Milenial adalah era kekinian yang sedang dijalani.  Di masa kini, perkembangan dan perubahan teknologi informasi menjadi isyarat zaman ini. Digitalisasi dalam kehidupan menjadi pertanda masa kekinian.

Dinamika kehidupan di era milenial semua diperhadapkan dengan serba digitalisasi. Era ini memberi begitu banyak kemudahan dalam  melakukan interaksi dan berkomunikasi dengan manusia sekeliling

Zaman mahasiswa pun tidak terlepas deri pengaruh digitalsiasi itu, namun sekiranya mahasiswa dapat menggunakan dengan baik kecanggihan saat ini, yaitu menggunakan zaman digital ini dengan keperluannya.

Kejujuran dan kaidah akademik  kunci kesuksesan dan kunci kebenaran dalam perjuangan. Kejujuran adalah prilaku yang terpuji dengan terbentuknya kaidah akademik yang bagus dan berpahala.

Perkembangan teknologi komunikasi yang sangat pesat dan menggelobal menjadikan  manusia sangat bergantung kepada alat-alat elektronik seperti Hp,leptop dan elektronik lainnya.   

Di kalangan pelajar, siswa dan  mahasiswa  menggunakan media sebagai sumber utama dalam menjalankan studi belajar mencapai tujuan kesuksesan, tetapi mahasiswa terkadang cenderung kepada perilaku cepat dan instan artinya cepat dalam bekerja dan instan datanya.

Mahasiswa sebagai calon penerus generasi dalam semua bidang  kehidupan membutuhkan tuntutan profesional dan kreatif dalam berfikir. Mahasiswa harus rajin membaca, menulis dan lainnya guna menambah wawasannya.

Tetapi terkadang dalam budaya membaca  masih sangat minim,  disebabkan  era serba instan dimasa kini.Mahasiswa cenderung menggunakan cara pintas dalam mengerjakan tugas kampus. Padahal  seharusnyadikerjakan dengan alur dan jalan pikiran sendiri, tanpa harus melakukan copy paste (copas).

Perilaku copas  merusak masa depan pelajar, karena diperhadapkan dengan mentalitas serta instan dan serba cepat kemudian  mengabaikan kaidah dalam dunia akademik.

Copas adalah sebagian  kebiasaan  yang ramai di lakukan  mahasiswa pada jaman ini. Hal itu disebabkan tawaran media yang memberikan begitu banyak bahan dan materi yang dibutuhkan para sarana  mahasiswa dalam penyelesaian tugas-tugasnya.

Malas mengetik dan  membaca adalah masalah terbesar dihadapi kalangan mahasiswa,  sehingga menimbulkan keinginan meng-copas materi yang di butuhkan dari media sosial.

Kecerdasan di hitung bukanlah bagimana dia menyelesaikan tugas dengan cepat namun kecerdasan di nilai dari usaha mengerjakan tugas dan mengerjakan sendiri tanpa copas namun menggunakan buku atau artikel sebagai referensi menyekesaikan studi.

Salahkah mahasiswa,  dengan media begitu maju  yang tersedia sehingga menggunakannya secara terus menerus.  Mendapat nilai akademik yang dihasilkan dengan meng- copas,  adalah hasil yang tidak sesuai aturan dan ketentuan pada dunia akademik.

Pada posisi demikian mahasiswa seakan diperhadapkan pada sebuah dilema, antara perilkau instan copas mendapat materi perkulihan dengan kaidah dalam dunia akademik.(Nurwahidah Jumrah)


Tag Berita :
#MAKASSAR #Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #pendidikan #kampus

Berita terakit :


Inflasi November Tercatat 0,47 Persen
Jumat 02 Desember 2016

Inflasi November Tercatat 0,47 ...

Pastikan Pencairan KIP di Daerah, Mendikbud Kunjungi Pulau Barrang Lompo
Rabu 16 November 2016

Pastikan Pencairan KIP di Daer ...

 Danau Kelimutu
Minggu 14 Agustus 2016

Danau Kelimutu

Persoalan Guru Honorer dan SPP Gratis Terjawab
Kamis 15 September 2016

Persoalan Guru Honorer dan SPP ...

Silaturahim Dengan Awak Media, Walikota Bahas Pembangunan Kota Surabaya
Rabu 13 September 2017

Silaturahim Dengan Awak Media, ...

Pesan Menpora Kepada Atlet Asean Para Games di Malaysia: Luar Biasa, Terus Berjuang Jadi yang Terbai
Selasa 19 September 2017

Pesan Menpora Kepada Atlet Ase ...