KETUA LPM PERLU PUNYA SKILL

Jumat 25 Maret 2016 10:59:49 WIB Dilihat : 409 Kali


KETUA LPM PERLU PUNYA SKILL

HALUANNEWS-Para Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) selaku pengelola dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) perlu dibekali dengan keterampilan atau skill agar bisa memberikan advice atau masukan bagi para penerima dalam menjalankan usaha. Imbauan tersebut disampaikan Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga teknis dan masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Kupang, di Hotel Ima Kupang, beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya ada tiga hal penting yang perlu dibawa pulang oleh para Ketua LPM dari 51 kelurahan selaku peserta kegiatan tersebut. Salah satunya adalah soal skill dan keterampilan guna mencegah kerugian negara dan memperkecil resiko macetnya pengembalian pinjaman. "Jadi para LPM tidak hanya sekedar memberikan pinjaman dan menagih cicilan, tapi lebih dari itu harus bisa memberikan advice agar usaha yang hendak dirintis oleh para penerima itu bisa berjalan baik sehingga pengembalian pinjaman lancar," tambahnya.

Hal lain yang perlu dibawa pulang oleh peserta adalah pengetahuan tentang bagaimana mengelola dana PEM, terutama pengetahuan tentang pengembangan ekonomi di wilayah perkotaan. Hal penting lainnya menurut Wawali adalah soal sikap dalam rangka pelayanan publik. Diakuinya persoalan pelayanan publik masih menjadi sorotan di kota ini. Karena itu perlu ada upaya untuk diperbaiki dan dtingkatkan, termasuk oleh LPM yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Para Ketua LPM juga dituntut untuk berinovasi dalam berusaha. Diakuinya para Ketua LPM telah dianugerahi talenta bukan untuk keuntungan diri sendiri tapi juga bagi sesama di sekitarnya. Salah satu peluang yang perlu dilirik menurutnya adalah ekspor ke Timor Leste yang selama ini sekitar 68 persen-nya dikendalikan dari Surabaya. Padahal posisi Kota Kupang sangat strategis dan bisa mengambil alih peran itu.

Imelda Manafe, SH, M.Hum, Kabid Penanggulangan Masyarakat Ekonomi Lemah di BPM Kota Kupang selaku penyelenggara rakor menyampaikan program PEM merupakan program yang berpotensi mengubah dan mensejahterahkan kehidupan masyarakat Kota Kupang secara langsung karena menyentuh kehidupan ekonomi masyarakat. Sejak diluncurkan pada tahun 2013 dana PEM telah membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi penerima dana PEM. Hal ini tidak terlepas dari peran dan kerja sama yang baik dari tim teknis/ahli, LPM, pengelola dana PEM, camat, lurah, RT/RW dan fasilitator program PEM. Pengelola dana PEM di 51 kelurahan berperan aktif dalam memfasilitasi program PEM mulai dari proses sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan dan memberikan pendampingan dan bimbingan terus menerus dan berkelanjutan dalam mensukseskan program PEM ini.

Untuk meningkatkan peran aktif pengelola dana PEM dalam mengelola dana PEM dan seiring dengan meningkatnya pengguliran dana PEM di tiap kelurahan dan terjadinya pergantian ketua pengelola dana PEM di beberapa kelurahan, maka mereka perlu dibekali dengan kemampuan dalam penataan administrasi, baik administrasi keuangan maupun manajemen dan pengawasan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu akan diikuti oleh para Ketua pengelola dana PEM dari 51 kelurahan se-Kota Kupang.

editor : hi


Tag Berita :
#nasional #presiden #keluarga #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama
Selasa 07 Agustus 2018

Panglima TNI Hadiri Penganuger ...

Desa Mangun Jayo gelar peringatan Isra Miraj 1438 Hijriah
Selasa 25 April 2017

Desa Mangun Jayo gelar peringa ...

Hindari Kampanye Hoax, Mendagri Nilai Perlu Regulasi Mengenai Hal ini
Minggu 27 Agustus 2017

Hindari Kampanye Hoax, Mendagr ...

Pemprov Lampung Gelar Ramah Tamah Dengan Wartawan Media Cetak dan Elektronik
Rabu 31 Agustus 2016

Pemprov Lampung Gelar Ramah Ta ...

Gubernur Ganjar Ketemu Mantan
Kamis 23 Februari 2017

Gubernur Ganjar Ketemu Mantan

Tampil Beda, Tatap Muka ZA di Pentagen Diisi Tausyiah dan Doa Bersama
Senin 09 April 2018

Tampil Beda, Tatap Muka ZA di ...