Banyak Korban Jatuh, Presiden Jokowi Minta Pengawasan Peredaran Obat Dijalankan Dengan Tegas

Selasa 03 Oktober 2017 21:50:50 WIB Dilihat : 122 Kali


Banyak Korban Jatuh, Presiden Jokowi Minta Pengawasan Peredaran Obat Dijalankan Dengan Tegas

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, jatuhnya korban terutama di kalangan anak-anak muda karena mengkonsumsi tablet PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara, beberapa waktu lalu, mengkonsumsi Pil Jin, harusnya membuka mata kita semuanya bahwa masalah penyalahgunaan obat, masalah obat ilegal, masalah obat terlarang, tidak bisa dianggap enteng, tidak bisa dianggap angin lalu.

“Ini mungkin seperti fenomena gunung es. Kasus PCC dan Pil Jin, mungkin adalah puncak gunung es yang hanya nampak di permukaan, tapi di bawahnya tersimpan potensi masalah penyalahgunaan obat terlarang yang besar yang perlu mendapatkan perhatian kita semuanya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat, di Bumi Perkemahan Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (3/10) pagi.

Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut, Presiden melihat semakin pentingnya peranan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melindungi warga kita, melindungi masyarakat, melindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat terlarang.

Presiden mengingatkan, bahwa  fungsi pengawasan ini bukan sekadar masalah administrasi, bukan masalah semata-mata prosedur teknis, apalagi urusan bisnis. Tidak. “Tapi ini adalah urusan kehadiran negara, urusan kehadiran pemerintah dalam melindungi rakyatnya, urusan menyelamatkan generasi muda yang akan menjadi penerus masa depan bangsa kita, Indonesia,” ujarnya.

Kepala Ngara menekankan bahwa tugas untuk melindungi rakyat dari penyalahgunaan obat tidak bisa hanya dibebankan semuanya pada Badan POM. Untuk itu, Kepala Negara meminta semua Kementerian. semua Lembaga non Kementerian, dan Pemerintah Daerah, untuk saling bekerja sama, dan bersinergi, sehingga pemberantasan penyalahgunaan obat ini betul-betul bisa berjalan efektif.

“Sekat-sekat birokrasi harus dihilangkan, harus diruntuhkan. Jangan sampai urusan perlindungan nyawa anak, nyawa generasi muda Indonesia dikalahkan hanya untuk urusan-urusan birokrasi dan prosedur, dikalahkan urusan surat-menyurat, urusan kertas, urusan pengelolaan pos anggaran. Jangan kita berkutat pada hal-hal seperti itu. Negara harus hadir dalam perlindungan pada segenap bangsa dan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden meminta masalah pengawasan peredaran obat ini betul-betul dijalankan dengan tegas, prosesnya juga harus cepat. “Pangkas aturan-aturan yang membuat lambat, yang berbelit-belit. Kita harus menghadapi ini dengan kecepatan,” pintanya.
Presiden juga mengingatkan, jangan pernah ada yang mencoba-coba mencemari proses pengawasan obat, pengawasan makanan, dengan praktek-praktek suap, sehingga semuanya jadi diam.

“Praktek-praktek seperti ini juga harus diakhiri, agar korban-korban karena obat ilegal ini betul-betul bisa kita hindarkan. Sekarang saatnya kita semuanya bertanggung jawab untuk melindungi kesehatan, keselamatan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menteri Kesahatan Nila F. Moeloek, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito. (DND/AGG/ES/set)


Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #Hukum #kesehatan

Berita terakit :


Fokus Pada Satu Produk Jadi Kunci Atasi Ketertinggalan Desa
Sabtu 14 Januari 2017

Fokus Pada Satu Produk Jadi Ku ...

 WAGUB DAN WALI KOTA LETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID BAITUL MUKMININ
Rabu 03 Januari 2018

WAGUB DAN WALI KOTA LETAKKAN ...

Pembangunan Jalan Trans Papua Demi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Indonesia
Selasa 28 November 2017

Pembangunan Jalan Trans Papua ...

Deklarasi Kebangsaan PTS dan PTN Sulsel Diikuti Puluhan Ribu Peserta
Sabtu 28 Oktober 2017

Deklarasi Kebangsaan PTS dan P ...

Dusun Seberang Jaya saat Ini Sedang Giat-giatnya Membangun
Rabu 21 Februari 2018

Dusun Seberang Jaya saat Ini S ...

Bupati Hj.Masnah Busroh Melakukan Peletakan Batu Pertama di Pondok Pesantren Aswaja Nusantara .
Rabu 28 Februari 2018

Bupati Hj.Masnah Busroh Melaku ...