Lagi-Lagi Wabup Sidak Dinas Dukcapil Honor Yang tidak DiSiplin Terancam Dipecat

Kamis 21 September 2017 15:40:08 WIB Dilihat : 194 Kali


Lagi-Lagi Wabup Sidak Dinas Dukcapil Honor Yang tidak DiSiplin Terancam Dipecat

HALUANNEWS.COM,  Sarolangun - Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun dalam meningkatkan pelayanan umum, khususnya pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), bukan hanya hisapan jempol. Hal ini terbukti dengan perubahan pelayanan yang diterapkan Dinas Dukcapil yang mengarah pada peningkatan pelayanan masyarakat dalam pengurusan data kependudukan. Seperti yang dikatakan Helmi, Kepala Dinas Dukcapil beberapa hari lalu, namun kedisiplinan para pegawai masih dipertanyakan dan menjadi sorotan.
 
Dalam inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun H Hillalatil Badri, Rabu (19/9) sekitar pukul 08.00 WIB masih dijumpai banyaknya pegawai yang belum masuk kantor, begitupun Kepala Bidang (Kabid).
 
"Pukul 8 pagi Saya ke sini, masih banyak pegawai yang belum masuk, juga ada dua Kabid yang belum masuk, ini bahaya, atasan wajib memberi contoh kepada bawahan," ungkap Wabup.
 
Menyikapi kondisi ini, Wabup mengingatkan kepada para pegawai, PNS maupun honorer untuk meningkatkan kedisiplinan. Wabup juga memperingatkan bagi PNS yang tidak disiplin akan dipindahkan dan bagi honorer yang tidak disiplin akan diberhentikan.
 
"Kalau tidak mau disiplin dan mengikuti aturan jangan disini, boleh cari tempat lain, Sepintun atau Muara Talang," sebut Wabup yang bermaksud bagi pegawai yang tidak disiplin disarankannya pindah ke daerah yang jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten.
 
Lain halnya dengan pegawai honor (honorer), lanjut Wabup, bila honorer tidak disiplin dalam bekerja akan diperingati sampai tiga kali, bila masih tidak berubah akan diberhentikan. " Setelah diperingati tiga kali, bagi honorer yang tidak berubah dan tidak masuk kerja, tidak diberi sanksi lagi, tapi akan diberhentikan mulai Desember," tegas Wabup.
 
Hal lain yang ditemui Wabup dalam kurang maksimalnya pelayanan dalam pengurusan data kependudukan pada Dinas Dukcapil, disebabkan beberapa faktor, antara lain kurangnya alat perekam dan mesin cetak.
 
"Saya melihat masih ada problem mesin cetak KTP. Dari 10 mesin hanya 4 yang berfungsi, 6 mesin rusak, makanya masyarakat berbondong ke Dinas Dukcapil, sehingga pelayanan kurang maksimal", urai Wabup. (PR)
 
 
 

Tag Berita :
#Sarolangun #Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah

Berita terakit :


Open Casting Film Layar Lebar di Purwokerto
Selasa 12 September 2017

Open Casting Film Layar Lebar ...

Agus Yudhoyono Akan Menormalisasi Sungai dengan Humanis
Rabu 09 November 2016

Agus Yudhoyono Akan Menormalis ...