Kepsek SD Tanjung Duren Minta Maaf Video Penculikan Siswi Hoaks

Jumat 15 September 2017 10:18:41 WIB Dilihat : 237 Kali


Kepsek SD Tanjung Duren Minta Maaf Video Penculikan Siswi Hoaks

HALUANNEWS.COM, Jakarta - Kepala Sekolah SDN 1 Tanjung Duren Selatan Mulyadi, meminta maaf atas beredarnya video terkait dugaan penculikan terhadap siswanya. Menurut dia, setelah dilakukan rekonstruksi, pengakuan siswa dalam video yang menjadi viral tersebut adalah tidak benar.

"Saya minta maaf. Tidak ada unsur kesengajaan untuk mempermainkan ini. Karena saya yakin (ketika itu) anak ini benar dan saya ingin melindunginya," ujar Mulyadi, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Dia menjelaskan, saat rekonstruksi berlangsung, ketiga siswi itu masih tetap konsisten mengaku bahwa ada upaya penculikan. Mereka mengaku disekap hingga akhirnya lolos setelah menggigit tangan penculik tersebut.

"Pengakuannya konsisten sampai terakhir reka ulang. Terakhir sampai jam 16.00 WIB, ketiganya mengaku disekap dan menggigit pelaku," jelas dia.

Namun setelah diteliti lebih mendetail, polisi menemukan ada kejanggalan antara keterangan ketiga siswi dengan rekaman CCTV yang diamankan petugas kepolisian. Dalam rekaman itu, para siswi tidak mengalami pembekapan oleh orang tak dikenal.

"Dalam CCTV memang ada mobil keluar. Dibuka pintu mobil, keluar orang colek si anak. Tidak dibekap, cuman ditowel. Dan dia lari disangka mau narik dia," terang Mulyadi.

Mobil tersebut, menurut Mulyadi, biasa melintasi daerah tersebut karena parkir tak jauh dari lokasi sekolah SDN 1 Tanjung Duren. Selain itu, orang yang menumpangi mobil tersebut merupakan warga sekitar.

"Orang yang ada di mobil itu juga sudah diperiksa sama polisi," ujar dia.

Mendapati ada perbedaan, polisi memanggil Mulyadi agar bisa membujuk anak bersikap jujur. Usai itu, Mulyadi pun menghampiri anak didik dan kemudian memeluknya. Mereka pun menangis dan mengakui kejadian itu tidak benar.

"Anaknya peluk saya dan minta maaf. Saya harus lindungi dan membantu anak ini. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti ini lagi, karena meresahkan orang," ujar dia.

"Saya akan membina anak-anak dan akan diinfromasi kepada anak-anak, enggak boleh seperti ini lagi," imbuh Mulyadi.(PMJ)

 

Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #pendidikan #Hukum #daerah

Berita terakit :


Universitas Puangrimaggalatung (UNIPRIMA) Segera Hadir di Wajo
Selasa 07 Agustus 2018

Universitas Puangrimaggalatung ...

PENJASKESREK Unismuh Luwuk  Meraih  The Winner Open Tournament Futsal Obama Cup 2018
Rabu 05 September 2018

PENJASKESREK Unismuh Luwuk Me ...

Warga Pagang Dalam Relakan Tanah dan Tanaman Untuk Bangun Drainase
Rabu 06 September 2017

Warga Pagang Dalam Relakan Tan ...