Jadilah Negarawan Yang Baik

Senin 11 September 2017 20:44:35 WIB Dilihat : 53 Kali


Jadilah Negarawan Yang Baik

HALUANNEWS.COM, Jakarta--Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memaparkan pentingnya sikap negarawan kader partai Golkar menyikapi cepatnya dinamika perubahan geopolitik dan geoekonomi global pada acara Diklat Komunikator Politik Partai Golkar di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (08/09).

Menkeu berharap kader-kader Partai Golkar ikut juga memikirkan visi jangka panjang Indonesia terkait perubahan geopolitik dan geoekonomi global yang begitu cepat bukan hanya memikirkan kepentingan politik jangka pendek. “Jadilah petugas partai tapi juga negarawan yang baik karena dalam hal ini negara sangat membutuhkan Anda semua,” tuturnya.

Menkeu menegaskan perlunya Indonesia memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang adaptif terhadap perubahan-perubahan tersebut. “Ekonomi dan dunia ini berubah terus. Kalau seluruh space (anggaran) dikapling, kita tidak mempunyai space untuk melakukan adjustment,”ungkapnya.

Menurut Menkeu, perubahan di dunia dari sisi ekonomi dan politik berubah sangat cepat dan nyata. Misalnya, kemungkinan terjadinya perang proteksionisme barang dan jasa antar negara yang dipicu oleh kebijakan proteksi perdagangan negara maju seperti Amerika.

“Negara-negara (berkembang) ini akan tidak bisa menikmati transformasi (ekonomi) itu kalau proteksionisme meningkat. Kalau Pak Trump jelas-jelas menutup border-nya tidak hanya dengan naikin tarif atau apa yang disebut persyaratan untuk masuk ke negaranya tapi dia betul-betul membangun wall. Aksi proteksionime perdagangan oleh negara-negara maju tersebut akan dibalas dengan reaksi sejenis dari negara-negara lain. Kalau semua negara melakukan hal yang sama, maka dunia menjadi shrinkage pasti ekonomi akan menurun,” kata Menkeu.     

Contoh isu lainnya adalah perubahan Iklim dimana pada masa Presiden Obama begitu gencar, saat ini Donald Trump sebagai Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) tidak lagi menganggapnya sebagai isu yang penting.  “Pada tahun 2015 orang semuanya fokusnya mengenai climate change, begitu Presiden Obama selesai, diganti Presiden Trump tiba-tiba climate change hilang saja karena Presiden Trump tidak percaya pada climate change,” ujar Menkeu. Betapa satu negara bisa membuat agenda global itu berubah,” paparnya Menkeu. (b/nr/keu)


Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional

Berita terakit :


DPRK BANDA ACEH SAHKAN 3 QANUN, PLT WALIKOTA APRESIASI PIHAK LEGISLATIF
Rabu 11 Januari 2017

DPRK BANDA ACEH SAHKAN 3 QANUN ...

Pembukaan LPI 2016
Selasa 29 Maret 2016

Pembukaan LPI 2016

RIO SUNGAI TEMBANG GIAT MEMBANGUN
Senin 04 September 2017

RIO SUNGAI TEMBANG GIAT MEMBAN ...

Kemendikbud Selenggarakan Diskusi Penguatan Pendidikan Karakter Bersama Komunitas
Rabu 02 Agustus 2017

Kemendikbud Selenggarakan Disk ...

Pemkot Makassar Terima Delegasi IE Singapore Bahas Kerja Sama Smart City
Selasa 28 Februari 2017

Pemkot Makassar Terima Delegas ...