Mendagri Harap Kasus Korupsi Pamekasan yang Terakhir

Rabu 09 Agustus 2017 08:50:44 WIB Dilihat : 116 Kali


Mendagri Harap Kasus Korupsi Pamekasan yang Terakhir

HALUANNEWS.COM--JATINANGOR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri),Tjahjo Kumolo mengaku prihatin dengan kasus yang menjerat Bupati Pamekasan, Ahamd Syafii. Sikap kepala daerah ini dinilai telah mencoreng nama baik pemerintahan.

“Ini cukup parah. Karena sampai melibatkan banyak pihak seperi kepala desa, kejaksaan dan inspektorat daerah. Mudah-mudahan yang pertama dan terakhir,” kata Tjahjo usai pelantikan Pamong Praja Muda IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8).
 
Tjahjo meminta agar para pelaku ditindak tegas. Sebab, dugaan kasus ini menyangkut dana desa yang melibatkan banyak pihak di jajaran institusi daerah. Padahal lembaga-lembaga ini harusnya bisa mengamankan dana desa.
 
Mendagri berpesan  agar seluruh elemen masyarakat, para tokoh agama dan adat turut mengawasi dana desa. Ia meminta agar program yang tujuannya untuk kemaslahatan ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat desa.
 
“Pembangunan di desa juga jangan diborong semua. Ada padat karya sehingga menggerakkan pertumbuhan masyarakat bisa ebih baik,” ujarnya.
 
Dia menjelaskan, dana desa dikucurkan Kementerian Keuangan langsung ke bupati. Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), menurut Tjahjo, hanya berwenang untuk melakukam penguatan para aparatur desa saja.
 
Sedangkan, terkait sanksi terhadap Bupati Pamekasan ini, kata dia Kemendagri segera mengambil sikap. Ahmad Syafii akan diberhentikan sementara dari jabatannya, dan posisinya digantikan oleh wakil bupati.
 
"(Surat Keputusan) sudah kemarin saya teken (tandatangan). Dalam dua atau tiga hari segera dilantik oleh Gubernur Jatim,” tutupnya.(dagri)

Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #Hukum

Berita terakit :


Wakil Walikota Medan Buka Sosialisasi Persandian Kota Medan
Kamis 24 November 2016

Wakil Walikota Medan Buka Sosi ...

Inpassing 39.000 Guru Non PNS Habiskan Anggaran Rp1,86 Triliun
Kamis 09 Februari 2017

Inpassing 39.000 Guru Non PNS ...

Punya Potensi Besar, Presiden Jokowi Ingin Jakarta Jadi Pusat Keuangan Syariah Internasional
Sabtu 24 Desember 2016

Punya Potensi Besar, Presiden ...

BUPATI AKAN PERBAIKI BALAI BANJAR WANTILAN
Minggu 04 Februari 2018

BUPATI AKAN PERBAIKI BALAI BAN ...

Polres Metro Jakarta Timur Gelar Rekonstruksi Kasus Penyeretan Anggota Polisi
Kamis 01 Februari 2018

Polres Metro Jakarta Timur Gel ...