Berdiri Hotel Bintang Empat Pertama Di Banyuwangi

Jumat 26 Mei 2017 22:10:15 WIB Dilihat : 293 Kali


Berdiri Hotel Bintang Empat Pertama Di Banyuwangi

HALUANNEWS--BANYUWANGI - Perkembangan Banyuwangi selama enam tahun terakhir, turut mendorong tumbuhnya investasi di daerah ujung timur Pulau Jawa itu. Yang terbaru, hadir hotel bintang empat, El Royale Hotel yang mengangkat kekhasan budaya Banyuwangi, mulai dari gaya arsitekturnya hingga ornamen penghias hotel.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun menyempatkan diri menghadiri trial open hotel yang merupakan jaringan El Group, Rabu (25/5). "Hotel ini sangat menggambarkan Banyuwangi. Atapnya mirip atap rumah Suku Osing. Pihak hotel juga membuat lobinya mirip dengan Pendopo Banyuwangi," kata Anas.

Untuk itu Anas sangat mengapresiasi manajemen hotel yang telah membawa kekhasan Banyuwangi dalam bangunan hotelnya. El Royale ini, lanjut Anas, bisa menjadi model pembangunan investasi di Banyuwangi. "Hotel ini sangat Banyuwangi. Kata anak muda sekarang, Banyuwangi banget," imbuh Anas.

Begitu masuk El Royale, pengunjung akan merasakan nuansa kental Banyuwangi. Lobi hotel dibuat mirip Pendapa Sabha Swagatha Banyuwangi, yang memiliki empat pilar utama. Atap hotel pun mengadopsi atap rumah Suku Osing, suku asli Banyuwangi. Bahkan keramik hotel bermotifkan gajah uling, motif batik khas Banyuwangi. Ruang-ruang yang ada di hotel, juga diberi nama yang identik Banyuwangi. Seperti Ijen Restaurant, Using Room, gandrung lounge, dan lainnya.

Anas lalu menceritakan, sebelum pembangunan , pihak investor bersama arsiteknya telah melakukan presentasi. Dalam pertemuan itu, Anas meminta pihak hotel untuk mengakomodir ciri khas Banyuwangi. "Sekarang bisa kita lihat, ternyata arsitektur dengan berbasis kebudayaan lokal Banyuwangi bisa hebat seperti ini. Justru bisa memperkaya arsitektur itu sendiri," kata Anas.

Ditambahkan dia, El Royal juga bisa menjadi kampanye kebudayaan Banyuwangi. Karena hotel ini bisa menjadi galeri seni, fotografi atau lukisan khas Banyuwangi. “Tadi saya cek foto yang dipasang di kamar bukan gedung-gedung di ibu kota, namun justru destinasi wisata Banyuwangi. Ini bangus sekali, semakin terasa cita rasa Banyuwanginya,” ujar Anas.

Ke depan, kata Anas, hotel ini juga mengakomodir produk-produk lokal Banyuwangi, seperti kopi dan produk makanan Banyuwangi. "Kopi hotel yang disediakan nantinya juga memakai produksi Banyuwangi, namun tetap dengan standar yang ditetapkan hotel. Ini bisa memberdayakan warga," cetusnya.

Selain mengusung arsitektur dan ornamen khas Banyuwangi, El Royal juga banyak mempekerjakan tenaga lokal. Adalah Imam Maulid (35), pria asal Kecamatan Rogojampi ini sebelumnya telah bekerja sebagai engineering di Hotel Kuta Station Bali. Saat mendengar ada lowongan pekerjaan yang sama di Banyuwangi, dia pun tanpa berpikir panjang langsung melamar.

"Meskipun harus memulai lagi dari awal dengan fee yang lebih rendah, saya tetap ingin kembali ke Banyuwangi. Saya bangga dengan daerah saya, jadi bisa kembali dan bekerja di sini membuat saya sangat senang. Selain itu, saya juga setiap hari bisa bertemu istri dan anak saya,” ujar bapak dua orang putra ini. Saat ini di El Royal, Imam juga bertugas sebagai engineering.

Senada dengan Imam, Gusman Merta (21) juga mengungkapkan hal yang sama. Dia pun mengaku bahagia bisa berkarya di tanah kelahirannya. “Saya sudah bekerja di Hotel The Alana Jogjakarta selama 8 bulan. Tapi saya pikir lebih nyaman kalau bisa bekerja dekat rumah sendiri, makanya begitu ada lowongan sebagai room attendant, saya langsung melamar. Alhamdulillah diterima,” cerita pria asal Kecamatan Purwoharjo ini.

EL Royale Hotel terletak di Jalan Raya Banyuwangi-Jember Km7, Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Hotel ini memiliki 152 kamar, satu ballroom berkapasitas 1000 orang, dan enam meeting room yang masing-masing berkapasitas 700 pax. (*)


Tag Berita :
#Info #berita terkini indonesia #koran indonesia #daerah #ekonomi

Berita terakit :


Anak Yatim di Panti Asuhan Juga Akan Terima KIP
Jumat 06 Januari 2017

Anak Yatim di Panti Asuhan Jug ...

DPRD BERSAMA PEMPROV KONSULTASI KE PUSAT TERKAIT PERSOALAN KPID DAN KI
Jumat 13 Januari 2017

DPRD BERSAMA PEMPROV KONSULTAS ...

Tari Maggiri Ramaikan International Multi Cultural yang digelar dianjungan Pantai Losari
Minggu 20 November 2016

Tari Maggiri Ramaikan Internat ...

Bakamla RI dan STIP Jakarta Tuntaskan Pelatihan Masyarakat Pesisir Natuna
Jumat 31 Agustus 2018

Bakamla RI dan STIP Jakarta Tu ...

KDRT PENGARUHI PERILAKU ANAK
Kamis 14 April 2016

KDRT PENGARUHI PERILAKU ANAK