Kemenpora dan LADI Umumkan Nama Atlet Terlibat Doping di PON XIX dan Peparnas XV Jabar

Jumat 05 Mei 2017 21:09:45 WIB Dilihat : 319 Kali


Kemenpora dan LADI Umumkan Nama Atlet Terlibat Doping di PON XIX dan Peparnas XV Jabar

HALUANNEWS--Jakarta--Kemenpora bersama Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) menggelar konferensi pers berkaitan dengan hasil sidang dewan displin anti doping tahap I atas pelanggaran peraturan anti doping oleh olahragawan pada PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 di Jawa Barat. Hadir dalam konferensi pers tersebut Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Ketua LADI Zaini Kadhafi Saragih, Ketua Bidang Displin LADI Cahyo Adi,  Sekretaris Umum Ari Sutopo dan perwakilan dari KONI, Kamis (4/5) siang di Media Center Kemenpora.
 
Gatot menyampaikan bahwa konferensi pers hari ini untuk mengumumkan hasil sidang dewan displin anti doping tahap I. "Poinnya adalah penjelasan tentang sanksi yang diberikan, atletnya siapa saja dan peraturannya seperti apa. Saya menegaskan namannya peraturan harus diikuti, kalau tidak diikuti apa gunanya peraturan. Namun demikian, mereka yang terkena sanksi berhak naik banding atas putusan yang diambil Dewan Disiplin Anti Doping," kata Gatot.
 
"Kalau mereka mau banding akan diberikan peluang untuk memberikan sanggahan, tapi kalau mereka tidak banding maka keputusan sudah bersifat inkrah atau keputusan terakhir dan tidak memungkinkan ditempuh langkah hukum lainnya. Kalau sudah demikian maka mereka harus siap merima hasil keputusan, termasuk juga kemungkinan penarikan medali dan bonus. Walaupun ada penarikan medali tidak akan merubah komposisi raihan medali sebelumnya. Misalkan, atlet A medali emasnya di tarik, atlet yang dapat medali perak tetap perak, tidak berubah menjadi medali emas,” tambahnya. 
 
Sementara Ketua Bidang Displin LADI Cahyo Adi mengatakan, pada penyelenggaraan PON XIX dan PEPARNAS XV Tahun 2016 di Jawa Barat, Koordinator Pengawasan Doping Bidang Kesehatan PB PON XIX dan PEPARNAS XV Tahun 2016 Jawa Barat bekerjasama dengan Lembaga Anti-Doping Indonesia telah melakukan tes doping urine kepada olahragawan. 
 
“Hasil sampel urine tersebut dikirim ke Laboratorium Uji Doping Nasional (NDTU) di New Dehli India yang merupakan  laboratorium terakreditasi Badan Anti-Doping Dunia (WADA), dengan hasil sebagai berikut, test doping urine pada PON XX / 2016 Jawa Barat sebanyak 476 sampel atlet (sampel A dan sampel B), dan 12 sampel atletik positif doping karena sampelnya zat terlarang.  Sedangkan uji doping urine pada PEPARNAS XV / 2016 Jawa Barat sebanyak 130 sampel paralympian (sampel A dan sampel B), dan 2 sampel paralympian dinyatakan positif doping karena sampelnya mengandung zat terlarang. Semuanya berjumlah 14 olahragawan positif doping” ucapnya.
 
“Mengacu pada pasal 14.3 Peraturan Anti-Doping Indonesia 2015 tentang Pengumuman kepada Publik  dari 14 olahragawan yang positif doping, maka lima sudah menjalani proses dengar pendapat dan tidak melakukan banding yaitu Safrin Sihombing cabor menembak asal Riau putusan enam bulan, Rahman Widoda cabor binaraga asal DI Yogyakarta putusan empat tahun, Cucu Kurniawan cabor atletik asal Jawa Barat putusan enam bulan, Adyos Antan cabor tenis meja asal Maluku putusan enam bulan dan Awang Latiful Habir cabor angkat berat asal Kalimantan Timur putusan bebas,” tambahnya. (
 
Berikut 5 atlet yang terlibat doping dan tidak melakukan banding: 1. Safrin Sihombing (Penembak) asal Riau, putusan 6 bulan, 2. Rahman Widodo (Binaraga) asal Yogyakarta, putusan 4 tahun., 3. Cucu Kurniawan (Atletik) asal Jawa Barat, putusan 6 bulan, 4. Adyos Astan (Tenis Meja) asal Maluku, putusan 6 bulan dan 5. Awang Latiful Habir (Angkat Berat) asal Kalimantan Timur, bebas.

Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #kesehatan #daerah

Berita terakit :


2 Truk Kecelakaan di Tol JORR Bintara, 2 Tewas
Jumat 02 Februari 2018

2 Truk Kecelakaan di Tol JORR ...

Dusun Sarana Jaya Terus Membangun
Jumat 17 November 2017

Dusun Sarana Jaya Terus Memban ...

Hingga Saat Ini Menpora Tidak Letih Gelorakan Gerakan Nusantara Mengaji
Selasa 26 April 2016

Hingga Saat Ini Menpora Tidak ...

Menteri Basuki : Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Sabtu 03 Desember 2016

Menteri Basuki : Pembangunan I ...