Cina Tes Rudal Mematikan Kapal Perusak yang baru di perairan dekat Korea Utara sebagai tanda mening

Rabu 19 April 2017 09:06:32 WIB Dilihat : 4889 Kali


Cina Tes Rudal  Mematikan Kapal Perusak yang baru di perairan dekat Korea Utara sebagai tanda mening

HALUANNEWS--Angkatan Laut Cina telah menguji rudal baru kapal dipandu kapal perusak di perairan dekat Korea Utara .

Foto  yang diterbitkan oleh media China menunjukkan awak kapal meluncurkan senjata di  kapal perang Xining baru.

Ini adalah pertama kalinya sistem rudal kapal telah diuji.

Tes dilakukan di Laut Kuning, yang memisahkan Cina dan daratan  Korea.

Hal tersebut muncul tak lama setelah wakil presiden AS Mike Pence memperingatkan "era kesabaran strategis telah habis" atas Korea Utara .

Dan Korea Utara membalas dengan mengancam untuk melakukan tes rudal setiap minggu .

Pengujian Xining oleh China, secara resmi selaku sekutu Korea Utara, adalah acara terbaru dari kekuatan di kawasan itu di tengah meningkatnya ketegangan.

Donald Trump memerintahkan "armada" untuk berlayar menuju Korea Utara pekan lalu saat ia bersumpah untuk "memecahkan" masalah Korea Utara dengan atau tanpa bantuan China.

Xining diresmikan pada bulan Januari dan menawarkan arsenal mematikan senjata.

Kapal ini dirancang untuk misi termasuk pertahanan udara dan kapal selam.

Xiang Zhihong, petugas mengawasi dengan armada laut utara angkatan laut China, dilaporkan mengatakan: "latihan live ini tidak hanya memberikan perwira dan pelaut dengan kesempatan untuk memecat artileri, tetapi juga diuji dan diatur teknik menembak mereka dan membantu mereka mengumpulkan pengalaman berjuang."

Halmana muncul setelah wakil menteri luar negeri Korea Utara Han Song-Ryol mengancam "perang habis-habisan" dalam sebuah wawancara resmi atas sanksi dengan BBC di Pyongyang.

Dia bersikeras bahwa Korea Utara akan terus menguji rudal setiap minggu , meskipun peluncuran akhir pekan lalu gagal dan peningkatan ketegangan dengan Barat.

Song-Ryol melanjutkan: "Kami akan melakukan tes rudal lebih secara mingguan, bulanan dan tahunan."

beberapa menit setelah wawancara BBC diterbitkan, Duta Besar Korea Utara untuk PBB menjadi tuan rumah konferensi pers di mana ia memperingatkan  AS mendorong wilayah tersebut "ke ambang perang nuklir".

Dia berkata: "Ini telah menciptakan situasi berbahaya di mana perang teknoloi nuklir dapat pecah setiap saat di semenanjung dan menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dunia dan keamanan, untuk tidak mengatakan orang-orang Asia timur laut."

Sumber : http://www.mirror.co.uk


Tag Berita :
#Internasional #berita terkini indonesia #koran indonesia #politik

Berita terakit :


Pemkot Surabaya Kembali Siapkan Beasiswa Bagi Warga Surabaya
Selasa 14 November 2017

Pemkot Surabaya Kembali Siapka ...

Zola : Kita Jaga Jambi Tetap Aman dan Damai
Jumat 22 Desember 2017

Zola : Kita Jaga Jambi Tetap A ...

Satgas akan Audit Dana Desa Secara Acak
Rabu 11 Oktober 2017

Satgas akan Audit Dana Desa Se ...

Kejari Sungaipenuh Akan Dipimpin Putra Daerah, Begini Kata Aktivis 98
Kamis 22 Februari 2018

Kejari Sungaipenuh Akan Dipimp ...

Anggota DPR Apresiasi Menag Tidak Sertifikasi dan Intervensi Isi Khutbah
Sabtu 04 Februari 2017

Anggota DPR Apresiasi Menag Ti ...