Pertumbuhan Ekonomi Harus Dinikmati Semua Pihak

Rabu 12 April 2017 08:21:24 WIB Dilihat : 202 Kali


Pertumbuhan Ekonomi Harus Dinikmati Semua Pihak

HALUANNEWS--Pada tahun 2018, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,4-6,1 persen. Pemerintah mengindikasikan ekonomi akan bertumbuh pada angka 5,6 persen, namun saat ini, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Bappenas, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan melakukan kajian agar angka yang diproyeksi menjadi kredibel. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan, pemerintah terus optimistis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Ini bukan sekedar angka, tapi angka ini akan jadi basis kita menghitung APBN dan juga untuk memberikan signal bagaimana arah (kebijakan) pemerintah,” katanya dalam dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) 2017 dan Temu Konsultasi Triwulanan II dalam rangka penyusunan RKP 2017, yang bertema "Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan" di Bappenas pada Selasa (11/04).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semakin besar pertumbuhan ekonomi, akan menyebabkan semua komponen pertumbuhan untuk naik lebih tinggi. Ada tiga sisi yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu pertama dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga, investasi, ekspor, impor; (ii) sisi produksi, pertanian, industri, pertambangan, konstruksi, perdagangan, transportasi, gudang, informasi komunikasi jasa keuangan; dan (iii) sisi spasial, pulau mana harus tumbuh berapa banyak untuk bisa mencapai angka pertumbuhan yang ideal.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya ditopang oleh Pulau Jawa saja. Oleh karena itu, pertumbuhan spasial antar pulau sangat penting. “Semua punya kontribusi, kalau ada satu saja mesin mati atau sakit, itu bisa mengurangi daya dorong ekonomi kita,” tegasnya. Investasi menjadi sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Indonesia membutuhkan Rp5.000 triliun, namun hanya mampu dibiayai oleh APBN sekitar Rp429 triliun. Oleh karena itu, yang paling berkesinambungan dalam investasi adalah dari masyarakat dan dunia usaha melalui perbankan.

“Tidak ada tumbuh tinggi, tapi tumbuh yang berkualitas, tumbuh tapi mengurangi kesenjangan, tumbuh tapi mengurangi kemiskinan. Tumbuh itu yang menikmati semua, terutama yang 40% paling bawah (piramida),” harapnya.


Tag Berita :
#berita terkini indonesia #koran indonesia #nasional #keluarga #ekonomi

Berita terakit :


Puluhan Pedagang Bersedia Pindah ke ‘Pujasera’
Sabtu 04 November 2017

Puluhan Pedagang Bersedia Pind ...

Sekda Berharap Bambu Memiliki Blok Sendiri di Taman Hutan Rakyat
Kamis 15 Desember 2016

Sekda Berharap Bambu Memiliki ...

Tanggapan Wabup tentang Pentingnya dokter hewan di Muaro Jambi
Kamis 14 September 2017

Tanggapan Wabup tentang Pentin ...

TNI Jajaran Korem 083/Baladhika Jaya Kirim Bantuan Untuk Asmat
Senin 12 Februari 2018

TNI Jajaran Korem 083/Baladhik ...